unbk

Pengumuman Hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

MTs. Ihyaul Ulum Dukun Gresik Tahun Pelajaran 2016/2017

Masukkan Username UNBK (mulai 2 Juni 2017)
Format : Pxxxxxxxxxxx

NajibBanyak dari kita yang mungkin hanya pernah mendengar namanya tanpa tahu sosoknya. Apalagi kalau ditanya soal profil dan prestasi yang pernah dia raih pasti kita kepo. Nah, biar ngak kepo yuk kita lihat hasil wawancara redaksi Inspiratif dengan mister X kita.

Namanya simple, Moh. Najib. Sesimple perawakan dan gayanya yang sederhana. Senyumnya tipis tersungging bikin yang mewawancarai jadi salting (salah tingkah). Pada tanggal 20 Maret 1991 kak Najib mulai meninggalkan Alam Rahim dan pindah ke Alam Dunia. Kak najib lahir dari pasangan Ibu Zahro dan Bapak Moh. Nasich (almarhum). Kak najib adalah sosok yang sangat mandiri, terutama saat ayah tercinta meninggalkanya untuk selama-lamanya sewaktu dia duduk dikelas VII MTs. Ihyaul Ulum. Kehidupanya yang bahagia sejak saat itu berubah drastis. Ia sekarang harus belajar dua hal. Pertama belajar disekolah dan kedua belajar untuk membantu ibunya. “ Kalau ada waktu luang saya bantu paman ditoko, lumayan uangnya untuk beli jajan dan ditabung.” Tuturnya sambil pikirannya menerawang jauh membayangkan masa itu. Wih..wih hebat banget

Najib kecil adalah sosok pendiam. Tetapi ibarat pepatah diam itu emas. Dibalik sifatnya yang pendiam ia mampu menunjukkan emasnya. Ia tidak pernah patah semangat belajar meskipun ditengah-tengah keterbatasan keluarganya. Tidak jarang sewaktu ia duduk sendiri bayangan sosok ayahnya mengahampiri lamunanya. Seolah-olah sang ayah berkata bahwa ia tidak boleh putus asa kalau ingin menjadi orang sukses. Kak Najib menghabiskan sebagian belajarnya di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukun. Selain karena dekat dengan rumah mutu pendidikanya tidak kalah dengan sekolah lainya. Di MTs IU kak Najib tergolong anak yang aktif dalam berorganisasi. Ia menjabat sekretaris OSIS. “ Pengalaman organisasi itu penting untuk menunjang proses sosialisasi kita ditengah masyarakat” kata Kak Najib.

Saat ditanya soal kisah menarik waktu belajar di MTs IU, dia hanya menjawab banyak dan sangat banyak. Salah satu yang paling dia ingat dan tidak mungkin terlupakan adalah waktu acting marah-marah dikegiatan MOS, bersama pak Sunyoto.“waduh pak Sunyoto aktingnya yahut. Ya… kalau disamakan dengan aktingnya Arya Wiguna bolehlah “ Cerita Kak Najib mencoba membandingkan dengan adegan Arya Wiguna yang marah-marah kepada Eyang Subur. “ Kalau dibuat RBT marahnya pak Nyoto waktu itu bisa laris abis loh…” canda kak Najib dengan gaya khasnya. Selain organisasi kak Najib juga jago dalam bidang pendidikan. Tercatat ia pernah juara 2 Musabaqoh Hifdzil Qur’an dan bintang pelajar diniyah waktu kelas VII.

Setelah lulus MTs ia melanjutkan pendidikan di SMANSI. “ saya sekolah di SMANSI untuk cari pengalaman baru” tuturnya saat wawancara. Di tempat inilah sobat, kak Najib meraih beberapa prestasi antara lain waktu kelas XII ia pernah dikirim mengikuti olimpiade matematika di ITS dan Alhamdulillah masuk final ( tapi sayang gak bisa bawa pulang pialanya…tapi tenang kak kan ada pepatah kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda), pengurus OSIS dan yang terakhir ia mendapat tanggung jawab untuk menjadi ketua forum mahasiswa alumni SMANSI.

Dari SMANSI kak Najib terus berpetualang mengembangkan ilmunya. Salah satu tempat yang dituju adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya atau biasa disingkat ITS. Karena kepandainya ia tidak perlu tes kesana kemari. Ia masuk ITS melalui jalur PMDK (kalau gak salah kepanjanganya Penelusuran Bakat Minat dan kemampuan). Ia diterima dijurusan Teknik Komputer. Di tempat inilah ia mulai berubah laksana Power Rangers. Sifatnya yang pendiam kini mulai berganti agak rame. Hal ini karena sejak kuliah ia bergabung dengan Komunitas teater LAMPU (Lingkar merah Putih). Sekedar info sobat, teater adalah salah satu bentuk kegiatan yang dapat membuat seseorang menjadi PeDe (percaya diri). Di teater kita akan diajarkan bagaimana caranya berkomunikasi dengan orang lain tanpa merasa minder. Banyak artis besar lahir dari komunitas teater seperti ini. Makanya kalau pingin jadi artis dan masuk TV tiap hari buruan gabung dengan teater MU. Haa… promosi…dikit boleh yaaa…

Saat ditanya apa yang akan dilakukan setelah kuliah di ITS, ia hanya menjawab dengan simpel. Mengamalkan ilmu sebaik-baiknya dan kalau bisa mempunyai jaringan seperti Goegle. Wih.. cita-cita yang bukan saja tinggi tapi tinggi banget. Tidak takut jatuh kak. Ya…memang kalau mau sukses kita harus mimpi-mimpi yang tinggi.

Dibalik pengalaman-pengalaman hebat, kak Najib juga punya tips buat sobat inspiratif agar bisa menempuh keberhasilan, yakni :

  • Taat kepada orang tua, minta restu dan do’a
  • Hormati guru
  • Selalu berusaha
  • Tidak patah semangat
  • Bersyukur

Sebelum mengakhiri wawancara, ka’ Najib juga berpesan “jangan pernah membuat sakit hati orang tua atau guru-guru kita karena merekalah kunci sukses tidaknya kita”.

Terima kasih buat ka’ Najib atas pesannya, tips-tips dan ceritanya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiiiin...

Oleh :

Rosi Eli Fitriyati

Qurrotul Aini

Ziyadatul Azkiyah Akmal