unbk

Pengumuman Hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

MTs. Ihyaul Ulum Dukun Gresik Tahun Pelajaran 2016/2017

Masukkan Username UNBK (mulai 2 Juni 2017)
Format : Pxxxxxxxxxxx

LasemShobat, pernahkah shobat mengunjungi desa kami? Kalau tidak pernah, wah rugi sekali! Karena di desa kami banyak situsnya, serta corak tanahnya, dan tata desanya persis dengan arsitektur kerajaan Mojopahit yang berpusat di Trowulan Mojokerto. Letak desa kami kira-kira 30 km dari kota Gresik arah Barat laut. Penasaran Shobat? Ayo, segera datang ke desa kami! Tetapi sebelumnya, simak dulu cerita singkat tentang desa kami yang bernama desa Lasem.

Salah satu sumber menyebutkan bahwa desa Lasem berasal dari kata’’LAS’’ artinya:bibit(wiji),isi,bakal calon. Dan ‘’SEM’’ artinya wit asem ( pohon asem ).Sehingga waktu itu orang sekitar memberi nama ‘’LASEM’’. Hal ini didasarkan pada banyaknya pohon asem di kanan kiri jalan raya menuju Desa Lasem. Kita lihat saja sekarang di kanan kiri jalan raya menuju Kecamatan Dukun dan Kecamatan Sidayu banyak pohon asem yang umurnya sudah berabad-abad.

Setelah Agama Islam masuk, masyarakat pada zaman itu memaknai bahwa “LASEM” berasal dari singkatan yang huruf pertama sampai akhir menggambarkan kewajiban umat islam untuk melaksanakan ibadah sholat lima waktu, yaitu: LASEM ( L: Luhur, A: Ashar, S: Shubuh, E: Esa, dan M: Maghrib

Dan setelah era reformasi ,kata ‘’LASEM’’ di terjemahkan menjadi era pemerintahan yang ujung-ujungnya bermuara pada keamanan penduduk, kesehatan dan sejahteranya masyarakat,serta ekonomi yang makmur dibandingkan dengan desa lainnya, yaitu: LASEM ( L:Lebih , A:Aman, S:Sehat/Sejahtera, E:Ekonomi, M:Makmur).

Desa Lasem kecamatan Sidayu kabupaten Gresik merupakan tanah perdikan dari wilayah Kerajaan Mojopahit. Dan menjadi bisnis magic (kekuatan ghaib) seperti :keris,batu akik,selendang pelangi dan sebagainya. Sehingga sampai saat ini tidak sedikit tamu dari desa lain bahkan kota lain yang rela bermeditasi untuk memperoleh benda-benda ghaib itu apalagi pada saat malam jumat wage.

Dalam buku sejarah Gresik tempo dulu, dijelaskan bahwa wilayah desa Lasem merupakan pusat wilayah petilasan kantor pajak kerajaan Mojopahit pantai utara dan kepala kantor pajaknya adalah Mbah Ajeg.

Siapakah Mbah Ajeg itu! Mbah Ajeg adalah nama sebutan kepala kantor pajak pada zaman itu yang mempunyai kewibawaan dan kesaktian yang sangat tinggi. Seluruh masyarakat di wilayah pantai utara sangat menyeganinya, bahkan sampai saat ini makamnya yang terletak di petilasan pemakaman desa Lasem banyak peziarah yang datang.

Salah satu sumber dari tokoh masayarakat Lasem mengatakan bahwa dinamakan makam Mbah Ajeg tujuannya supaya para peziarah yang datang ke makam tersebut jika berharap permintaannya terkabulkan harus secara kontinyu tanpa putus asa dalam berusaha ( bahasa jawanya ajeg). Tetapi shobat Inspiratif dan para pembaca buletin, awas sekali lagi awas! Jangan musyrik lho! Kalau kita berziarah ke makamnya, mari kita tata hati dan niat kita dengan baik dan benar.  

Disamping itu di desa kami juga mempunyai peninggalan ‘’Sabuk Ajaib’’.yang mempunyai tempat dan kain motif batik khusus. Sabuk ini sekarang berada disimpan di rumah Mbah Kaya sebagai keluarga Juru Kunci ndalem Sentono Lasem. Sabuk ini kata masyarakat setempat berfungsi sebagai pengantar orang berusaha untuk menang dalam pemilihan kepala desa atau kepala daerah. Benarkah itu! Waallahuallah bi showaf, yang penting jangan sampai kita terjebak dalam kemusrikan.

Oleh :   ARLAS (arek lasem) Community

Fahmi, Hada’, Zaki, Matul (8-A) …

Dafi, Khotim, Uun (8-B) …

Rifqi, Feni (8-C) …

Ifa (8-D) …