unbk

Pengumuman Hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

MTs. Ihyaul Ulum Dukun Gresik Tahun Pelajaran 2016/2017

Masukkan Username UNBK (mulai 2 Juni 2017)
Format : Pxxxxxxxxxxx

Pak IpinAssalamu’alaikum sobat. Gimana kabarnya baik – baik saja atau lagi galau nungguhin terbitnya buletin inspiratif edisi II. Menjelang tutup tahun Inpiratif banyak hal baru yang pasti bakal bikin kamu bilang wooooow sambil koprol. Tidak terkecuali dirubrik tokoh. Penasaran yuk kita intip saja

Sosok tokoh kita kali ini memang luar biasa. Siapa lagi kalau bukan ustad Zainul Arifin Manaf. Pak ipin sapaan akrabnya memang salah satu guru yang hampir 90% hafal nama seluruh siswa MTs. Hal ini karena pak Ipin terkenal sangat supel dan mudah bergaul tidak terkecuali dengan siswa. Pak ipin waktu muda punya banyak nama panggilan, antara lain mas kipin, ipin dan brewok. Haaa …..apanya yang brewok. Pertanyaan ini pasti muncul dibenak kita semua. Biar tidak pada heboh mari kita bongkar saja biografi beliau.

Untuk pertama kali pak ipin melihat indahnya matahari dunia pada hari sabtu pahing tanggal 27 April 1957. Apabila dilihat dari horoskopnya pak ipin mempunyai bintang Taurus. Konon katanya orang yang berbintang Taurus memilki ciri kecerdasan, pergaulan luas dan kemaun keras. Pak Ipin sebagain besar waktunya dihabiskan di desa Dukun. Mulai tingkat Ibtidaiyah sampai aliyah beliu bersekolah di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukun. Hingga sekarang ia menjadi seorang guru. Beliau pernah mencicipi sekolah di SMP Lasem Tapi hanya bertahan setahun saja. Sudah pada tahu belum kalau Lasem village adalah penghasil Anggur jawa ( Juwet ) terbesar sekabupaten Gresik. Pak Ipin mudah sangat menggemari olahraga terutama sepakbola. Di Ponpses IU, ia dan KH. Robbah Ma’shum membentuk klub sepakbola IU Fc. Klub ini dalam perkembanganya menjadi klub yang paling ditakuti di kecamatan Dukun dan sekitarnya. Setiap IU Fc tampil lapangan Dukun selalu dipadati pengunjung, apalagi kalau lawanya adalah kesebelasan padang bandung. “Waduh kalau lawan padang bandung kita biasanya sebelum berangkat minta doa sama KH. Ma’shum supaya menang” kata pak Ipin sambil mencoba mengingat masa lalunya. Hoby main bola ini berlanjut sampai ia Kuliyah di IAIN Sunan Ampel Surabaya. “ Saya di kampus bergabung dengan PS Dolog ( Anggota Klub sepakbola Persebaya ) hampir saja saya jadi pemain persebaya “ lanjut pak Ipin sambil tertawa.

Oh ya hampir lupa soal sebutan brewok. Kalau melihat foto masa lalu yang terpampang diruang tamu kantor MTs, hampir seluruh wajah pak Ipin ditumbuhi jenggot cukup lebat. “ aku biyen karo konco – konco di celuk brewok. Enak dadi wong brewok nek numpak bis gak ditarik karo kondektore “ kata pak Ipin mengajak bercanda. Sudah tahu tidak maksud kata – kata tadi, yang tidak tahu ke laut saja. Sekarang karena usia dan permintaan istri tercinta pak Ipin tidak lagi memelihara jenggot. Biar kelihatan lebih muda ya pak,haaaa ma’af bercanda.

Waktu bersekolah di Ponpes Ihyaul Ulum pak Ipin cukup aktif dalam berorganisasi, terutama di kepengurusan Osis. Karena kepandainya berpidato beliau sering dijuluki oleh teman – temanya sebagai singa podium. Satu pengalaman unik dan tidak mungkin terlupakan adalah waktu kegiatan muhadloroh. Tanpa alasan jelas seluruh siswa yang ditunjuk untuk berpidato tidak ada yang hadir. Panitia menjadi bingung, maka daripada acaranya buyar dengan tekat dan PD (percaya diri) yang kelewat batas pak Ipin memberanikan diri maju ke depan. Walaupun tanpa persiapan apapun. “ Waktu itu saya sebenarnya grogi luar biasa. Tapi ibarat dalang gak kurang lakon saya ngomong apa saja. Pokoknya apa yang pernah saya baca saya omongkan saja, tidak tahu benar apa salah “ kata pak Ipin. Wal hasil acaranya berlansung sukses. Karena keahlianya ini, pak Ipin sekarang menjadi da’i kondang dikawasan Gresik. Hampir setiap acara apa saja pak Ipin pasti ada diundang disana. “Tugas menjadi penceramah itu mudah, paling sulit adalah melakukan apa yang kita ucapkan” Imbunya lagi.

Saat ditanya tokoh paling beliau idolakan, beliau menjawab KH. Ma’shum Sofyan ( Pendiri pondok pesantren Ihyaul Ulum). Dari KH. Ma’shum beliau belajar banyak tentang kehidupan ini. Terutama bagaimana manusia harus bersikap terhadap dirinya dan sesamanya. Istiqomah dalam bertindak, jujur terhadap segala tindakan walaupun pahit bagi kita. Satu pesan KH. Ma’sum yang tidak dapat beliau lupakan adalah “semangat seseorang akan tumbuh atau terbangun kerena lingkungan dan niat”. Mantap coy mudah – mudahan kita sebagai muridnya dapat mengamalkanya amin.

Sebelum mengakihri wawancara beliau titip pesan kepada seluruh siswa – siswi MTs. Dalam menghadapi persaingan hidup tidak cukup hanya mengandalkan kepandaian tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :

  1. Bulatkan tekatmu
  2. Perjelas tujuanmu
  3. Tancapkan niat dalam lubuk hatimu

Sobat, kalau kamu masih penasaran pingin tahu lebih banyak tentang profil pak Ipin kamu bisa datang ke Kantor guru. Jangan lupa pak Ipin sebelah tata usaha geser kiri sedikit. Beliaunya sangat welcome bagi kamu yang mau bertanya soal agama atau kehidupan. Jangan malu bertanya, sebab malu bertanya menjadi mamalukan.

Qurotul Aini( IX – B)

Nur Hidayatus Syifa’ ( IX – B )